Jumat, 10 Juli 2015

Sadnight

Lalu ada malam yang datang lebih pekat dari biasa nya 
Malam yang datang lebih panjang dari biasa nya
Malam yang lebih butuh banyak kopi
Malam yang penuh isak tangis tanpa sebab

Ada murung yang tak tau berasal jauh darimana, hanya saja rasa nya . .
Banyak hal tak terucap banyak tahan yang tertahan
Ada takut yang terlalu menakuti
Ada hati yang serasa janggal

Atau yang paling pasti ada hati yang selalu merindu 

Ada hati yang selalu ingin menuntut 
Dan seperti biasa hanya tertelan tak terungkap

Ada salah yang selalu menyalahi . .
Apa aku salah terlalu mencintai? 
Apa aku salah selalu ingin bersama mu?

Apa aku pantas untuk kau cintai ?
Atau aku tak cukup pantas untuk kau tunjukan pada dunia mu ?

Apa harus ada tangis dahulu yang meminta agar kau merasa? 

Pernah satu malam aku melihat kekasih yang dengan senang hati menunjukan pada dunia betapa ia mencintai wanita nya

Aku tau bukan nya kau tak mencintaiku hanya saja cara nya berbeda
Tapi akupun tak bisa pungkiri ada hati yang selalu meminta 
Aku tak punya cukup nyali untuk mengatakan nya padamu atau yang paling tepat ingin rasanya kau melakukan hal yang aku inginkan tanpa ku pinta terlebih dahulu

Ada hati yang ingin bahagia dengan sederhana . .

Atau mungkin hatiku terlalu meminta lebih? 

Atau ada hati yang harus kau jaga selain hatiku? 

Tak ada beda saat kau berikan komentar untuk ku ataupun mereka, apa mmg kami sama saja?
Ada batasan yang kau batasi, dan selalu aku batasi rasaku untuk menanyakan nya, karna yang aku tau akan berakhir pertengkaran

Aku hanya ingin lebih terlihat :)
Aku salah ?
Tolong maafkan, atas hati yang selalu menuntut lebih


Sabtu, 04 Juli 2015

Penyair mensyairkan syair untukmu

   Kemarilah ku ingin bacakan kau sebuah puisi atau mungkin aku akan menuliskan sajak pertama ku tentang dirimu

lama ingin ku buatkan ini teruntuk kamu hanya saja rasanya aku selalu tak punyai nyali saat nanti kau membaca nya

Entah karena puisi ku tidak bagus atau mungkin kutakut sajak ku biasa saja, atau lebih takut lagi kau tak cukup pandai mengartikan nya, karena aku belum temukan kata untuk melukiskan dirimu

merangkai sajak demi sajak hingga jadi sebuah puisi aku tak lagi mampu

bagiku cara mu mencintai membuatku kesulitan mencari perumpamaan untuk mengumpamakan dirimu

Aku cinta pada puisi, dan sering kali aku ingin disebut penyair atau lebih senang lagi bila orang diluar sana mengatakan aku puitis

Tapi entah mengapa rasa nya aku lebih mencintaimu sekarang aku tak mau menulis puisi ataupun sajak aku hanya ingin mencintai mu saja 

Nanti bila kau harus pergi, dan kuharap dan semoga hanya sementara, mungkin barulah aku tahu rasa dan membutuhkan lagi puisi ku 

tenanglaah syg jika aku tak bersama mu jangan khawatirkan aku, karena kau tahu ? Aku hanya akan jatuh cinta pada sajak sajak puisi ini yang selalu kau katakan sulit untuk dimengerti sesulit mengerti diriku saat sedang merajuk dan wajah mu yang jelek 

Merindukan mu itu tidak pernah ada habis nya, malam ini sudah bertemu tapi entah mengapa sebelum sang metari mentata diri menyambut pagi aku sudah kembali merindukan mu lagi 

Aku ingin bersamamu dari pagi masih berembun hingga jingga semakin memerah dan pada akhirnya yang tersisa hanya purnama, bintang, aku, dirimu, dan cinta kita

sial ! Aku benar-benar merindu dibuat nya 

Kau tau bagian yang membuatku jatuh hati ? Saat kau menyanyikan sebuah lagu sambil menatapku muka nakal mu itu aaaah ingin sekali rasa nya aku menggigit nya 

Kau tahu ? Alasan utama ku selalu jadi wanita yang membuatmu pusing adalah karena aku tak punya cara mengatakan bahwa aku sedang merindu dan ingin bersama mu

Aku selalu suka saat kau tak menggunakan baju 
Aku selalu suka cara mu tersenyum 
Aku selalu suka cara mu mencuri pandang walaupun kau lebih sering mencuri kecup di pipi ku . .

Dan kau tau hal yang paling aku suka lain nya ? 

Bagian dimana kau menjelaskan dua anak lebih baik , hahaa 
Sedangkan aku selalu berusa meykinkan empat lebih menyenangkan . .
Aku selalu ingin jadi ibu yang membacakan dongeng sebelum tidur untuk anak mu 
Aku selalu ingin bersedih bersamamu, aku ingin membangun sakitku untuk mu agar nanti bila ada hal yang benar-benar menyakitiku aku masih akan bertahan untuk mu 

Terlepas dari semua itu, apa kau tahu ? Aku selalu ingin jadi wanita yang tersenyum menunggu mu di kusen pintu sembari menggunakan daster, merapikan kera baju yang tampak lelah selelah muka mu saat penat seusai bekerja, sembari memastikan tidak ada nomor ponsel atak kecupan lipstik atau bentuk penghianatan lain di baju atau bagian mana pun di diri mu . .

Aku selalu ingin jadi wanita yang membutkan mu minuman hangat sembari memijat bahu mu yang lelah, agar nanti nya lebih mempunyai tenaga untuk kepala ku yang selalu ingin bertopang di sana 

Apakah kau tau ? Ada banyak apakah yang ingin aku jelaskan padamu dan ada banyak semoga yang aku semogakan untuk mu . .

Hanya ada satu apakah yang pasti 
Apakah kau akan selalu bersama ku ?

Dan . .

Hanya ada satu semoga yang pasti 
Semoga kau selalu bersama ku 

Aku mencintaimu.

Selasa, 28 April 2015

Nge-Blogger

Pagi ini aku terbangun dengan sejuta angan, rasa nya ada bahagia yang ingin segera melompat dari dalam dada 

Ada bibir yang tertahan senyum nya sembari mengingat malam tadi, padahal mata saja masih belum bisa terbuka sepenuh nya 

Mengenalmu tak bisa jadi sederhana, bila tak sabar seketika bisa saja menyerah tingkah mu tak sama tak bisa di terka membuat aku semakin menggila ada wangi yang selalu membuatku sesak 

Ntahlah mungkin ini tulisan pertama ku lagi setelah lama vakum dan sajak ku terlihat tak sama mungkin ini tak bisa di kategorikan puisi, mana ada puisi yang sajak nya berantakan , seberantakan hatiku yang selalu ingin mengulang semua saat tatap mu menatap ku 

Semoga aku bisa jadi Alarm mu, selalu :)

Minggu, 08 Februari 2015

Prosa pagi

: peggy melati sukma
  3,5 luapan cinta di air tenang

Aku sedang kendalikan diriku . . .

Aku cukup tahu bagaimana cara mematikan rasa, menyimpan sakitnya rapat-rapat. Mestinya aku bisa tanamkan pada pikir bahwa "tak ada lagi kamu dalam hidupku kedepan" sebagai klausa paling pasti dari hasil analisa situasi berbekal pemahaman tentang kondisimu. 

Tapi memang. . .

Perlu perjuangan yang luar biasa, untuk membunuh indah nya rasa.

Aku ini baru saja hidup lagi!
Rasanya ajaib!
Ada berbagai jenis rasa berseliweran di dalam jiwa, tubuh seperti berdenyut-denyut terus.
Di hati seperti ada kanal yang jebol, cintanya mengalir deras kepadamu.

Cinta itu seperti berlompatan, berebut keluar berlarian menujumu.
Dia merindu berjumpalitan bebas di alam percintaan yang merdeka dia rindu hangat nya sinar mentari yang menyinari bukan di kegelapan seperti kematian yang selama ini aku jalani.

Dia juga merindu,
Ada selalu di dekatmu,
Urusi maumu,
Manjakan egomu,
Turuti inginmu,
Mendengarkan,
Memeluk,
Tertawa,

Bahkan berdiam saja menikmati keindahan kita, lalu mengabdi pada kemurnian cinta itu sendiri. . .

Ah, kerinduan yang langsung saja jatuh terkapar saat ia berhadapan dengan kenyataan!

Selamat pagi, kekasihku . . .

Pagi ini ada realita yang menggigit kita 
Sakit rasanya . . .pedih bekas nya. . .
Tapi seperti kesenanganmu menggigiti tubuhku melecuti birahiki, maka aku menikmatinya.

Aku harus menikmati realita kita, 
Untuk bisa membunuhnya dengan sempurna.

Selasa, 03 Februari 2015

Kerinduan tentang rindu


        Pulang-pergi sesuka hati

Lalu aku pulang dari pergi ku tanpa mu yang sejak awal mmg tanpa mu hanya saja kali ini benar benar tak bisa lagi rasa nya kau ku gapai 

Singkat sekali rasa nya sang waktu memberikan rasa nyaman ku dalam hangat dekap mu , bukan nya baru tadi malam aku dalam peluk mu ? 

Lalu pagi ini aku melihat mu dalam sosok yang jauh berbeda dengan tawa yang bukan untuk ku tak terlihat raut bahagia disana hanya gurau pemecah hening jgn tidak syarat kau ikut berada dalam percakapan 

Berjarak tak sampai puluhan meter dari mu tak menjamin aku dapat leluasa memeluk mu mungkin mimpi semu saja bagi ku, sekedar melihat wajah mu saja aku harus mencuri nya terlebih dahulu 

Laaah bukan nya baru tadi malam kau milik ku ? Memegang kedua pipi ku menarik ku dalam peluk mu lalu kenapa sekarang kau terasa begitu asing ? 

Kenapa harus kembali bertanya bukankah hal yang seperti ini sudah sangat sering terjadi antara kita, benteng pertahanan ku selalu seketika roboh saat melihat raut wajah mu selalu ikut saja apa yang kau mau 

Pulang-pulang menangis kenapa kau tak bisa ku miliki? Pertanyaan bodoh satu lagi memang nya kau siapa ? Seberapa pantas untuk di tunjukan nya pada dunia ?

Kenapa tak pergi ? 

Bukan tak pernah coba , mungkin karna terlalu lelah mencoba sehingga membiarkan semua nya terjadi begitu saja 

Salam saja pada sang malaikat yang bertugas menjadwalkan pertemuan ku pada mu saat kau menjadi sosok yang sering memeluk ku 

Bukan orang asing seperti pagi tadi

Kamis, 01 Januari 2015

Ada yang tertinggal

Kutuliskan blog untuk kekasih hati yang paling sejati yaitu diri sendiri . .
Dulu nya bernama engkau, tapi semenjak kau pergi dan meninggalkan sesuatu dihati yang tak bisa diganti atau sekedar di mengerti ia menjelma menjadi aku 
Yang kini aku tau meski kau tak ada aku masih bisa merasakan mu setiap waktu kau datang lewat kenangan kau dekap aku dalam hangaat yang tak pernah bisa aku lupakan masih terasa begitu nyata aku tak bisa berandai andai tentang mu karna kau hadir begitu nyata dalam angan ku hanya satu yang aku benci dari segala hal mencintai mu tangis yang selalu tumpah ruah yang menggetarkan seluruh tubuh hingga tak tersisa tenaga untuk ku mengusap air mata sendiri 
Tau kah kau? Aku sangat ingin kau hadir memeluk dan menghapus air mata ku 
Mungkin bagimu ini hal yang sepele atau bagi orang diluar sana ini tak masuk akal tapi yang pasti aku tau aku tidak gila 
Tolonglaaaah ada yang tertinggal disini jika kau tak bisa kembali ambilah bagian yang kau tinggalkan bawa pergi bersama mu aku terlalu lelah . .

Kutuliskan dalam keadaan hidung memeluk lutut hingga badan goyah dan yang pasti masih dalam keadaan mencintai mu, kau mau lihat wajah ku saat ini?

Minggu, 21 Desember 2014

Tak pernah malam segigil ini

Berlindunglah pada kopi mu dari dingin malam ini yang akan membuat kau terduduk di sudut ruang paling sudut sambil meringkuk memeluk erat kedua lutut mu dengan badan tergoyah, kantong mata yang sudah siap menumpahkan isi nya, malam ini akan jauh lebih panjang dari biasa nya 

Malam ini kau putuskan meninggalkan ku hahaaaaaaa tangis ku pecaaaah lebih pecah dari tangis biasa yang menangisi mu, aku harus bagaimana ? Mengaku kalah ? Atau terus berjuang? Saat sudah jelas di depan mata kau memintaku pergi karna kau sudah tak bisa kata mu, hayoolah tak sesederhana itu harus nya!

Lihatlaaaah dirimu betapa mudah kau ucapkan nya, harus nya aku sudaah tak disini lagi menulis tentangmu tak semudah itu ternyata bagiku sebagian dari diriku masih terlalu memuja mu rupa nyaa . .

Semoga bayang lebam yang kulihat dicermin kali ini bukan pantul wajah ku, semoga . Karna sudah pasti bayang ku lebih lebam dari yang kulihat saat ini